🏠 Beranda
🏷 Popular Tags

Review Film Levitating (2026) Lengkap dan Jujur

Oleh Editor LK21 Rilis: 2026
Poster Levitating
🎬 Film

Levitating

7.7 /10
⏱ 119 menit 🎬 Sutradara: Wregas Bhanuteja

Introduction

Levitating (Para Perasuk) adalah sebuah film drama fantasi Indonesia yang dirilis pada tahun 2026. Disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, film ini menawarkan premis unik yang memadukan unsur spiritualitas dengan sentuhan komedi satir. Film ini menyoroti kehidupan masyarakat di sebuah kota fiktif di mana kesenangan duniawi dikaitkan dengan kerasukan roh halus, menciptakan tontonan yang menarik dan provokatif. Dengan latar belakang budaya yang kaya dan visual yang memukau, film ini menjanjikan pengalaman sinematik yang berbeda dari kebanyakan film Indonesia lainnya. Film ini semakin menonjol setelah kesuksesannya di Festival Film Sundance 2026, di mana film ini mendapatkan pujian atas orisinalitas naskah, penyutradaraan yang kuat, dan penampilan para aktor. Keberhasilan ini menempatkan Levitating sebagai salah satu film Indonesia yang paling dinantikan di tahun 2026, dan siap menarik perhatian penonton lokal maupun internasional. Levitating tidak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga mengajak penonton untuk berefleksi tentang nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan cara hidup masyarakat di era modern. Film ini mengeksplorasi tema-tema kompleks dengan cara yang ringan dan menghibur, tanpa kehilangan kedalaman makna yang ingin disampaikan.

Plot Synopsis

Levitating berlatar di sebuah kota kecil yang tak bernama di Indonesia, di mana setiap kesenangan yang dirasakan oleh penduduknya dianggap sebagai hasil dari kerasukan roh halus. Bayu Laksana, diperankan oleh Angga Yunanda, adalah seorang pemuda yang bercita-cita menjadi seorang dukun (shaman) di sebuah pesta trance. Ambisinya tidak hanya didorong oleh keinginan untuk mendapatkan pengakuan, tetapi juga oleh kebutuhan mendesak untuk mengumpulkan uang guna mencegah penggusuran rumahnya. Bayu berjuang keras untuk mewujudkan impiannya, menghadapi berbagai tantangan dan rintangan di sepanjang jalan. Ia harus berurusan dengan pandangan masyarakat yang beragam tentang spiritualitas dan tradisi, serta menghadapi persaingan dari dukun-dukun lain yang lebih berpengalaman. Di tengah perjuangannya, Bayu bertemu dengan Laksmi (Maudy Ayunda), seorang wanita muda yang memiliki pemahaman mendalam tentang dunia spiritual. Laksmi menjadi teman dan mentor bagi Bayu, membantunya memahami kekuatan dan tanggung jawab yang melekat pada peran seorang dukun. Sementara itu, masalah penggusuran semakin mendekat, memaksa Bayu untuk mencari solusi yang cepat dan efektif. Ia menyadari bahwa satu-satunya cara untuk mengumpulkan uang yang cukup adalah dengan mengadakan pesta trance besar-besaran yang akan menarik perhatian banyak orang. Namun, mengadakan pesta tersebut bukanlah hal yang mudah. Bayu harus menghadapi berbagai kendala, termasuk kurangnya dana, izin yang sulit diperoleh, dan ancaman dari pihak-pihak yang tidak setuju dengan rencananya. Dalam perjalanannya, Bayu bertemu dan berinteraksi dengan berbagai karakter unik, termasuk Guru Asri (Anggun), seorang dukun senior yang disegani; Pawit Arifin (Chicco Kurniawan), seorang teman setia yang selalu siap membantu; dan Ananto (Bryan Domani), seorang pemuda yang memiliki pandangan skeptis tentang dunia spiritual. Interaksi-interaksi ini membantu Bayu untuk tumbuh dan berkembang, serta memperkuat tekadnya untuk mencapai tujuannya.

Cast & Characters

* Angga Yunanda as Bayu Laksana: Angga Yunanda memerankan tokoh Bayu Laksana dengan sangat baik. Ia berhasil menghidupkan karakter seorang pemuda yang ambisius dan penuh semangat, namun juga memiliki keraguan dan ketakutan. Penampilannya sangat meyakinkan dan mudah membuat penonton bersimpati dengan perjuangan Bayu. * Maudy Ayunda as Laksmi: Maudy Ayunda memberikan penampilan yang elegan dan misterius sebagai Laksmi. Ia berhasil menampilkan karakter seorang wanita yang bijaksana dan memiliki pemahaman mendalam tentang dunia spiritual. Kehadirannya memberikan kedalaman emosional pada film ini. * Anggun as Guru Asri: Anggun, yang lebih dikenal sebagai penyanyi, menunjukkan kemampuan aktingnya yang mumpuni sebagai Guru Asri. Ia berhasil menghadirkan karakter seorang dukun senior yang karismatik dan disegani. Penampilannya menambahkan dimensi baru pada film ini. * Chicco Kurniawan as Pawit Arifin: Chicco Kurniawan memberikan penampilan yang menghibur dan menggemaskan sebagai Pawit Arifin. Ia berhasil menghadirkan karakter seorang teman yang setia dan selalu siap membantu Bayu dalam situasi apapun. * Bryan Domani as Ananto: Bryan Domani memerankan Ananto, karakter dengan pandangan berbeda, dengan baik. Ia menggambarkan skeptisisme dengan nuansa yang pas, menjadikannya penyeimbang dalam dinamika karakter. Pemeran pendukung lainnya seperti Indra Birowo, Ganindra Bimo, Ivonne Dahler, Aryudha Fasha, dan Alex Suhendra juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam menghidupkan karakter-karakter dalam dunia Levitating.

Director & Production

Levitating disutradarai oleh Wregas Bhanuteja, seorang sutradara muda berbakat yang telah mendapatkan pengakuan internasional atas karya-karyanya. Bhanuteja dikenal karena gaya penyutradaraannya yang unik dan visioner, serta kemampuannya untuk menggabungkan unsur-unsur budaya tradisional dengan isu-isu sosial modern. Dalam Levitating, ia berhasil menciptakan dunia yang imersif dan memikat, dengan visual yang indah dan cerita yang kaya. Film ini diproduksi oleh rumah produksi yang belum diumumkan secara spesifik, tetapi diperkirakan melibatkan kolaborasi antara beberapa perusahaan film independen di Indonesia. Produksi film ini melibatkan tim kreatif yang solid, termasuk penulis naskah Defi Mahendra dan Alicia Angelina, yang berhasil menciptakan cerita yang orisinal dan menarik.

Critical Reception & Ratings

Levitating telah menerima ulasan positif dari para kritikus film, terutama setelah penayangannya di Festival Film Sundance 2026. Para kritikus memuji orisinalitas naskah, penyutradaraan yang kuat, dan penampilan para aktor. Banyak yang menyebutkan film ini sebagai salah satu film Indonesia terbaik tahun 2026. Di TMDB, Levitating mendapatkan rating 7.7/10 berdasarkan 6 suara. Skor ini menunjukkan bahwa film ini diapresiasi oleh penonton dan memiliki potensi untuk mendapatkan pengakuan yang lebih luas di masa depan. Meskipun jumlah suara di TMDB masih terbatas, ulasan-ulasan awal menunjukkan bahwa film ini memiliki daya tarik yang kuat dan mampu memikat penonton dengan cerita dan visualnya.

Box Office & Release

Hingga saat ini (10 Mei 2026), belum ada data box office resmi untuk Levitating karena film ini baru saja dirilis. Namun, dengan kesuksesannya di Festival Film Sundance 2026 dan ulasan-ulasan positif yang diterimanya, diharapkan film ini akan mendapatkan hasil yang baik di box office. Trailer film ini telah dirilis dan dapat ditemukan di berbagai platform online, termasuk YouTube dan media sosial. Belum ada informasi pasti mengenai ketersediaan streaming film ini, tetapi kemungkinan besar akan tersedia di platform-platform streaming populer setelah penayangan di bioskop selesai.

Themes & Analysis

Levitating mengeksplorasi tema-tema kompleks seperti spiritualitas, tradisi, identitas, dan modernitas. Film ini mengajak penonton untuk merefleksikan tentang bagaimana nilai-nilai budaya dapat dipertahankan di tengah arus globalisasi dan perubahan sosial. Film ini juga menyoroti isu-isu sosial seperti kemiskinan, ketidakadilan, dan perjuangan masyarakat marginal. Melalui karakter Bayu, penonton diajak untuk memahami tantangan dan harapan yang dihadapi oleh generasi muda Indonesia dalam mencari jati diri dan meraih impian mereka. Selain itu, Levitating juga menyentuh tema kesenangan dan adiksi. Masyarakat di kota fiktif dalam film ini menganggap kesenangan sebagai sesuatu yang sakral dan terkait dengan kerasukan roh halus. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang batas-batas kesenangan dan potensi bahaya dari adiksi.

Should You Watch It?

Jika Anda mencari film yang berbeda dari kebanyakan film Indonesia lainnya, Levitating adalah pilihan yang tepat. Film ini menawarkan cerita yang orisinal, visual yang memukau, dan tema-tema yang relevan. Film ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang tertarik dengan budaya Indonesia, spiritualitas, dan isu-isu sosial. Levitating cocok untuk penonton dewasa dan remaja yang menyukai film-film drama dengan sentuhan fantasi dan komedi. Namun, perlu diingat bahwa film ini mengandung beberapa adegan yang mungkin tidak cocok untuk anak-anak kecil.

Conclusion

Levitating (Para Perasuk) adalah film Indonesia yang menjanjikan dan layak untuk ditonton. Dengan premis yang unik, penyutradaraan yang kuat, dan penampilan para aktor yang memukau, film ini menawarkan pengalaman sinematik yang tak terlupakan. Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak penonton untuk berefleksi tentang nilai-nilai budaya, spiritualitas, dan cara hidup masyarakat di era modern. Kesuksesan di Festival Film Sundance 2026 semakin menegaskan kualitas film ini dan menempatkannya sebagai salah satu film Indonesia yang paling dinantikan di tahun ini.

References

  1. TMDB — Levitating (2026)
  2. RRI.co.id — Levitating Trailer Released After Success at 2026 Sundance Film Festival
  3. TIX ID — OFFICIAL TEASER - LEVITATING (PARA PERASUK) - English Subtitle - Sundance Film Festival 2026
  4. Suara Surabaya — Para Perasuk dan Rangga & Cinta Diagendakan Tayang di Minnesota AS
  5. detikcom — Momen Film Para Perasuk Tayang di Sundance 2026
  6. Tempo.co — Para Perasuk Dapat Standing Ovation di Sundance 2026
▶ Nonton Film Sekarang

Indeks Daftar Movie & Serial TV Terbaru

📺 Daftar Serial TV

Indofilm: Era Baru Streaming Film Online, Evolusi dari LK21, Layarkaca21, IDLIX, dan Rebahin

Seiring pesatnya kemajuan tren digital, cara masyarakat mengonsumsi hiburan pun ikut bergeser drastis. Menonton film bioskop kini tak lagi harus keluar rumah, cukup lewat sentuhan jari di layar gadget. Menjawab tingginya permintaan akan tontonan berkualitas dengan Subtitle Indonesia, Indofilm mengukuhkan diri sebagai platform streaming online masa kini. Situs ini tak sekadar menyajikan update film terbaru setiap hari, tetapi juga menawarkan performa server yang ringan, anti-lemot, dan sistem navigasi yang sangat memanjakan penggunanya.

Lebih dari sekadar situs nonton biasa, Indofilm digadang-gadang menjadi rumah baru bagi para penikmat sinema maya. Jika selama ini netizen sangat bergantung pada raksasa streaming legendaris seperti LK21, Layarkaca21, IDLIX, hingga Rebahin, kini Indofilm merangkum semua keunggulan platform tersebut ke dalam satu ekosistem yang lebih cerdas. Dari film box office global, drama Asia yang sedang viral, hingga serial barat terpopuler, semuanya tersedia lengkap.

Menggantikan Estafet LK21 dan Layarkaca21

Bicara soal pionir streaming lokal, nama LK21 dan Layarkaca21 tentu sudah melekat kuat di ingatan warganet. Keduanya adalah legenda yang mengenalkan kemudahan akses film gratis dengan terjemahan bahasa Indonesia. Sayangnya, seiring waktu, pengguna sering mengeluhkan kendala teknis seperti buffering parah atau server yang sulit diakses.

Di sinilah Indofilm mengambil peran. Platform ini menyuguhkan nostalgia koleksi lengkap ala Layarkaca21 dan LK21, namun dirombak dengan mesin yang jauh lebih modern. Hasilnya? Pengalaman menonton yang jauh lebih stabil, resolusi tajam, dan pemuatan video yang berkali-kali lipat lebih gesit.

Menyempurnakan Pengalaman IDLIX dan Rebahin

Di sisi lain, para penonton setia IDLIX yang biasanya dimanjakan dengan kecepatan update film-film rilisan terbaru juga akan merasa betah di sini. Indofilm mengadopsi kecepatan update ala IDLIX namun memadukannya dengan teknologi pemutar video responsif. Baik Anda menggunakan smartphone maupun PC, resolusi video dapat menyesuaikan kualitas koneksi internet Anda agar tetap lancar tanpa hambatan.

Bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan mutlak—seperti gaya hidup santai para pengguna setia situs Rebahin—Indofilm sangat memahami kebutuhan Anda. Dengan tata letak kategori yang rapi, fitur pencarian super akurat, serta desain antarmuka (interface) yang bersih, mencari film untuk menemani waktu rebahan di akhir pekan kini bisa dilakukan hanya dalam hitungan detik.

Kesimpulan: Destinasi Streaming Ultimate

Singkatnya, perkembangan dunia digital menuntut inovasi, dan Indofilm menjawab tantangan tersebut dengan sempurna. Platform ini bukanlah sekadar pendatang baru, melainkan bentuk penyempurnaan dari berbagai situs pendahulunya.

Dengan mengawinkan koleksi super lengkap khas LK21 dan IDLIX, serta kepraktisan antarmuka ala Rebahin dan Layarkaca21, Indofilm adalah solusi streaming paling praktis saat ini. Bagi siapa pun yang mendambakan kenyamanan nonton film kualitas HD yang aman, cepat, dan selalu up-to-date, Indofilm adalah destinasi utama yang wajib Anda kunjungi.

Indofilm LK21 Layarkaca21 IDLIX Rebahin Nonton Film Online Download Film Sub Indo Film Terbaru 2025 Streaming Film Gratis Dunia21 IndoXXI